Backup Pengaturan Android Mulai Masuk Kuota 15GB Google, Begini Cara Atasinya

Business199 Views

Mulai sekarang, cadangan pengaturan perangkat Android kamu bakal ikut mengurangi ruang penyimpanan gratis 15GB di akun Google. Perubahan ini datang lewat kebijakan baru Google One yang sedang digulirkan bertahap ke pengguna.

Dulu, banyak orang mengira backup pengaturan seperti wallpaper, Wi-Fi, dan aplikasi hanya disimpan secara ringan tanpa membebani kuota. Faktanya, data itu memang disimpan di Google dan kini resmi dihitung sebagai bagian dari penyimpanan yang sama dengan Gmail, Drive, dan Foto.

Buat pengguna yang jarang cek storage, perubahan ini bisa bikin kaget saat tiba-tiba muncul notifikasi ruang hampir habis. Padahal selama ini mereka merasa aman karena cuma pakai fitur backup bawaan Android.

Salah satu dampak nyata adalah bagi orang yang punya lebih dari satu perangkat Android. Setiap HP atau tablet yang aktifkan backup pengaturan akan menambah ukuran data yang disimpan. Kalau kamu sering ganti ponsel atau reset pabrik, ukuran backup bisa membengkak lebih cepat.

Latar belakang kebijakan ini sebenarnya berkaitan dengan upaya Google mendorong pengguna beralih ke paket berbayar Google One. Dengan 15GB gratis yang kini dipakai lebih banyak hal, orang yang butuh ruang ekstra lebih mungkin berlangganan.

Cara termudah mengecek statusnya adalah buka aplikasi Google One di HP, lalu lihat breakdown penggunaan storage. Di sana akan terlihat berapa banyak yang dipakai oleh “Android Backup” atau “Device backup”. Kamu juga bisa masuk ke pengaturan Android, cari menu Backup, lalu lihat detail apa saja yang sedang dicadangkan.

Kalau ukurannya sudah besar, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Pertama, nonaktifkan backup untuk data yang kurang penting seperti riwayat panggilan atau pengaturan aplikasi tertentu. Kedua, hapus backup lama yang sudah tidak dipakai lagi lewat menu yang sama.

Perlu diingat juga bahwa foto dan video tetap jadi penyumbang terbesar kuota bagi kebanyakan orang. Backup pengaturan biasanya lebih kecil, tapi tetap bisa terasa kalau sudah menumpuk selama bertahun-tahun.

Bagi pengguna yang cuma butuh backup kontak dan SMS, sebenarnya masih ada cara manual lewat aplikasi pihak ketiga yang tidak terikat kuota Google. Namun untuk pengalaman mulus saat ganti HP baru, backup resmi Android tetap paling praktis.

Intinya, perubahan ini bukan sesuatu yang perlu langsung dipanikkan, tapi memang saatnya mulai lebih sadar berapa banyak data yang sebenarnya kamu simpan di Google. Cek secara berkala biar tidak kaget suatu hari ruangmu penuh tanpa tahu sebabnya.